Kamis, 14 Agustus 2014

Kenal Dulu Donk

Gak etis banget rasanya misal tanpa ada sebuah bosa-basi berkenalan (alasan aja). Ya...kayak quote yang udah booming banget dah di kuping pembaca bin penonton (pastinya juga liat layar monitor kan hehe :D). Tak kenal maka tak sayang. Namun, juga bisa kok improvisasi kalimat ni semau kita hehee. Misal diganti tak kenal maka ta'aruf (arab: berkenalan). Ni sih kelakuan anak rohis gitu biasanya. Istilah kenalan sama lawan jenis. Ngakunya sih ta'arufan. Gak tau juga mereka ngerti arti makna lebih jauh apa nggak hehee.

Okey...saya (biar lebih sopan lah pake kata 'saya') awali memperkenalkan diri (baca: blog). Hmm...saya mulai dari alamat dulu deh. opoini.blogspot.com. Pengennya saya tu bahas masalah isu-isu yang bisa saya bilang secara pribadi cukup menarik (subyektif) buat diangkat dan dituang jadi tulisan. Opoini saya ngambilnya dari perpaduan dua kata. Opo (bahasa Jawa) => yang padanannya kata 'apa' dalam bahasa Indonesia menurut EYD hehe. Ini => tu buat penunjuk aja gitu. Tapi, secara keseluruhan sih saya bukan itu. Opoini saya bermaksud untuk mengajak Anda berpikir 'apa' yang akan saya tuliskan tentang op'ini' pribadi. Sekali lagi yang perlu digarisbawahi, subyektif pastinya (gak tanya, namae juga opini bro sis :v).

Masalah judul, saya pengen semua elemen mempunyai sudut pandang tak terhingga layaknya lingkaran. Sudut yang tak ditemukan dalam lingkaran (jelas aja, pertanyaan sudut buat arek SD gitu biar bingung :3) Bulat menyeluruh tanpa menyalahkan satu sama laine hehee.

Next...tunggu isian selanjutnya ya. Sedikit semoga bisa menjadi tambahan biar gak tempe aja. Tapi juga tahu hehee.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar